PRESS RELEASE PUBLIKASI DAN INFORMASI RASKIN BULAN OKTOBER…

                                     Press Release :
                  PUBLIKASI DAN INFORMASI RASKIN BULAN OKTOBER 2014

PEMERINTAH PROVINSI BANTEN GELAR RAPAT KOORDINASI MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM RASKIN  

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten selaku Ketua Tim Koordinasi Raskin Provinsi menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Raskin Triwulan III pada tanggal 22 Oktober 2014 di Bintang Laguna Cilegon. Acara  dibuka dan dipimpin langsung oleh Asisten Daerah Pembangunan dan Kesra Ir. H. Widodo Hadi, Sp serta dihadiri  Kepala BULOG Divisi Regional DKI Banten beserta jajarannya, Kepala BULOG Sub Divre Tangerang, Serang dan Lebak,  Tim Koordinasi Raskin  Provinsi, Kabupaten/Kota Se - Provinsi Banten,  Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Banten.

Selaku Pengarah Timkor Raskin Provinsi, Asisten Daerah Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat mengapresiasi kepada para pelaku di lapangan yang telah bekerja keras untuk dapat menyalurkan Raskin kepada masyarakat ( RTS-PM).

Menanggapi permasalahan seputar raskin, diantaranya  masih ada masyarakat yang mengeluhkan kualitas beras raskin yang dinilai tidak layak, Asisten Daerah Pembangunan dan Kesra mengharapkan instansi terkait untuk mencari tahu sumber/akar permasalahannya dengan meningkatkan quality control terhadap beras yang akan dikirim baik dari Bulog maupun tingkat kabupaten/kota.

Melalui Rapat Koordinasi ini, diharapkan program penyaluran Raskin akan semakin efektif dan efisien dengan mencari cara untuk meminimalisir keluhan dari masyarakat dan perbaikan mekanisme penyaluran raskin yang telah dirancang oleh pemerintah sehingga manfaat program raskin benar-benar dapat dirasakan bagi masyarakat yang berhak menerimanya. Salah satu upayanya adalah  Pemerintah Daerah wajib mengamankan pengiriman beras dari gudang Bulog hingga ke masyarakat serta membantu biaya transportasi/operasionalnya, sehingga rakyat miskin dapat membeli beras sesuai harga yang ditentukan pemerintah dan untuk mencegah penyelewengan, perum bulog harus bertanggung jawab atas pendistribusian Raskin hingga titik tertentu secara tepat waktu dan sesuai dengan jumlah serta kualitas yang ditentukan. Selain itu, permasalahan Raskin yang timbul dimasyarakat disebabkan minimnya informasi melalui media sehingga dimasa mendatang informasi mengenai penyaluran Raskin harus dilakukan secara berkesinambungan. Keterlambatan penyaluran Raskin dapat juga berkaitan dengan adanya penyerapan  raskin yang ditunda karena masa jabatan Kepala Desa selesai oleh karena itu  Pemerintah Daerah telah menerbitkan surat keputusan untuk Pejabat Sementara (Pjs Kepala Desa) yang dijabat oleh PNS sehingga penyerapan raskin dapat dilaksanakan kembali.

Isu-isu mengenai kualitas beras yang buruk di beberapa daerah di Provinsi Banten sebenarnya telah ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh PERUM BULOG dengan melakukan penggantian raskin dengan kualitas yang lebih baik. Dalam rangka upaya memahami mengapa ada beras yang dinilai buruk, Kepala Divisi Regional (Kadivre) DKI Banten Awaludin Iqbal  memaparkan materi  Proses Produksi Beras Bulog dan Struktur Harga Beras Bulog

Dalam alur proses produksi beras Raskin, keterlambatan proses permohonan penyaluran beras akan menambah waktu penyimpanan beras di gudang yang secara otomatis akan menurukan kualitas beras.

Terkait dengan kebijakan  Kementerian Sosial RI yang akan menggunakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dalam pendampingan penyaluran Raskin, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten Ir. H. Agus M. Tauchid S., M. Si selaku Ketua Tim Koordinasi Raskin Provinsi akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Banten terutama dalam pembekalan alur penyelenggaraan Raskin.

Apresiasi atas kegiatan ini disampaikan oleh Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Banten  Bapak Kombes Umardani bahwa Program Raskin merupakan kegiatan yang mulia, sehingga sosialisasi yang sudah dilakukan perlu ditindaklanjuti secara terus menerus melalui penyuluhan, pembinaan, informasi media elektronik, media cetak, talk show dan lain-lain agar tidak terjadi penyelewengan.

Realisasi penyaluran Raskin Reguler Tahun 2014  per 20 Oktober 2014 adalah  80.765.505 Kg atau sebesar 85,27 % dari Pagu Bulan Berjalan 12 Bulan  sebanyak 94.712.040 kg ( data Tim Raskin Provinsi Banten dan Divre Bulog DKI Banten).

Untuk percepatan penyerapan alokasi bulan November dan Desember telah ditarik pada bulan Februari – Maret dan disalurkan pada bulan Oktober 2014. Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) berharap adanya Raskin 13. dan Timkor Raskin Provinsi Banten telah berkoordinasi dengan Kemenko Kesra, namun demikian  hingga  saat ini belum ada kepastian, kapan ada tambahan Raskin di tahun 2014 yang dapat disalurkan pada bulan November dan Desember mendatang. Apabila pemerintah pusat tidak memberikan jatah raskin ke-13 dan ke-14 sebagai pengganti Raskin November dan Desember, diharapkan PERUM BULOG dapat melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi tingginya harga beras di pasaran yang biasa terjadi di akhir tahun.